Arti Gerakan Ekor Kucing dan Anjing

Gerakan Ekor Kucing dan Anjing

sumber gambar: www.partydomain.co.uk

infohewan.com – Bagi Anda yang bukan pemelihara kucing dan anjing, tentu Anda tidak paham dengan bahasa dua tubuh hewan yang sering dipelihara manusia ini. Ditakdirkan sebagai hewan, tentu anjing dan kucing tidak bisa berkomunikasi dalam bahasa manusia seperti yang kita gunakan sehari-hari. Namun, anjing dan kucing sebenarnya memiliki insting yang tajam dan peka. Bahkan insting tersebut bisa lebih tajam dan peka dibandingkan insting manusia. Untuk bisa mengetahui pesan-pesan apa yang disampaikan oleh kucing atau anjing kepada manusia, maka yang perlu Anda ketahui adalah dari gerak ekornya.

Kucing dan anjing bukanlah hewan yang sembarang menggerak-gerakkan ekornya saja. Ada makna yang terkandung dari gerakan ekor yang dibuatnya. Jika Anda tertarik untuk mengetahuinya, silahkan baca beberapa arti gerakan ekor kucing dan anjing berikut ini.

Arti Goyangan Ekor Kucing

  • Ekor panjangnya melengkung ke bagian dalam tubuh dan pelan-pelan bergerak ke bawah dan naik kembali dalam satu gerakan, artinya ia sedang merasa santai. Biasanya kucing memilih posisi menyudut pada suatu tepat untuk menikmati waktu santainya.
  • Bila ekornya sedikit naik dan melengkung, itu artinya dia sedang tertarik pada sesuatu. Sama seperti anjing, Anda bisa memberi ia benda-benda yang tidak berbahaya untuk dimainkannya.Bisa berupa bola plastik, krincingan, dan bisa pula tumpukan kain bekas.
  • Ekornya agak menegang dan ujungnya melengkung, artinya si kucing sedang sangat tertarik pada sesuatu. Ia juga sedang mau berteman. Inilah saat dimana Kucing Anda jinak, sekarang saatnya kalau mau mengajaknya bercanda.
  • Ekornya menegang dan ujungnya mengarah vertikal, tanda si kucing bersiap-siap menerima ‘tamu’ tak diundang. Biasanya, ia akan menganggap ‘tamu” tersebut adalah lawan baginya. Bila ekornya sedang menegang dengan ujung mengarah vertikal, sikapnya akan terlihat lebih liar dan galak dari sebelumnya.
  • Ekornya menurun dan ujungnya ‘terjepit’ di antara dua kakinya. Pertanda sikucing sedang kalah perang. Atau menemui hal-hal yang dianggapnya lebih superior.
  • Ekornya turun kebawah dan bulu-bulunya ‘berdiri’ semua, tandanya si kucing benar-benar dalam kondisi ketakutan. Mungkin saja ada sesuatu yang berbahaya berada disekitarnya seperti ular, biawak besar atau hewan-hewan pemangsa lainnya.
  • Ekornya bergerak ke kiri dan kanan tak terkendali, ini tanda sang kucing sedang marah. Bila diayun-ayun dengan penuh semangat, artinya kucing Anda sedang siap untuk perang. Siap-siap deh beberapa saat kemudian Anda mendengar geramannya dengan kucing lain.
  • Ekornya dalam kondisi normal, tapi ujungnya kaku. Versi ini menunjukkan bahwa binatang kesayangan Anda sedang merasa kesakitan. Bila ujung ekornya semakin menegang, artinya rasa sakitnya bertambah-tambah. Pada posisi ekor seperti ini, kucing juga menjadi lebih sensitif. Hati-hati menyentuhnya, bisa-bisa cakarnya beraksi.
  • Ekornya menegang seperti anak panah. Posisi tersebut sering kita lihat bila sang kucing bertemu tuannya atau seseorang yang dia sukai. Posisi tersebut juga terlihat bila sang kucing sedang memperlihatkan perilakunya dalam menandai daerah tertentu, sambil menyemprotkan cairannya ke sudut-sudut daerah tersebut.
  • Ekornya bergerak ke satu sisi. Biasanya dilakukan kucing betina bila gairah seksualnya sedang membara dan siap dibuahi si jantan. Saatnya Anda mencarikan lawan untuknya agar bisa berkembang biak.
  • Ekornya lurus dan bulunya berdiri semua, tanda kucing sedang agresif.
  • Ekor melengkung dan bulunya berdiri. Siap perang, dan bulu yang berdiri itu siasat si kucing untuk terlihat besar di hadapan lawannya.
  • Ekor dan belakang badan turun ke bawah hingga ekor kadang kala berada
    di celah dua belah kaki belakang artinya kucing tengah sakit keras. Bahkan untuk kasus tertentu, si kucing malah sudah keburu mati tanpa sepengetahuan tuannya.

Arti Gerakan Ekor Anjing

  • Goyangan ekor yang lebar dan tidak terlalu cepat artinya anjing sedang dalam kondisi suasana hati yang senang dan dia juga senang terhadap orang-orang disekitarnya. Ia akan berlaku jinak dengan orang-orang yang berada di sekitarnya tersebut.
  • Goyangan ekor dari satu sisi ke sisi lain dengan gerakan pendek dan cepat artinya anjing kita senang sekali, sedang bergairah (untuk) melihat/melakukan sesuatu. Hampir sama dengan gerakan ekor anjing seperti yang tersebut diatas, tapi perbedaannya adalah dengan gerak ekor dari satu sisi ke sisi lain dengan gerakan pendek dan cepat ia berarti ingin melalukan banyak hal seperti bermain-main. Silahkan beri anjing tersebut benda-benda dengan warna dan bentuk tertentu dan perhatikan bagaimana semangatnya ia memainkannya.
  • Goyangan lemah dengan kepala menunduk artinya anjing sedang merasa tidak nyaman atau dia sedang mencoba untuk memahami situasi sekelilingnya. Bisa jadi ia melihat gerak-gerik manusia yang akan mencelakainya, seperti pencuri anjing.
  • Bila ekornya tegak atau digoyang ke atas, melengkung ke punggungnya dengan gerakan singkat dan cepat artinya dia tidak ingin diganggu. Jangan berani-berani mendekati anjing dalam kondisi ekor seperti itu. Bisa-bisa Anda dicakar atau digigit olehnya.
  • Ekornya menjuntai ke bawah dan agak masuk ke dalam sela-sela kaki belakangnya, maka artinya anjing tersebut sedang dalam keadaan memprihatinkan dan membutuhkan pertolongan. Mungkin ia sedang merasakan sakit pada anggota tubuhnya, kedinginan, ataupun kelaparan. Segeralah beri bantuan agar kondis anjing tersebut lebih baik.

Itulah arti gerakan ekor kusing dan anjing. Kini, Anda bisa mengetahui isyarat apa yang ingin kucing dan anjing sampaikan kepada Anda. Semoga bermanfaat!

One comment

  1. 1

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>