Mengapa Unta dapat Bertahan Hidup di Gurun Pasir?

Unta Gurun Pasir Adaptasiinfohewan.com – Hewan apa yang akan terbayang ketika kita berbicara mengenai gurun pasir? Ya benar, Saya, Kamu atau mereka, kemungkinan besar akan menjawab Unta. Hewan yang memang mendapatkan julukan sebagai hewan gurun pasir ini telah beradaptasi agar dapat bertahan hidup di lingkungan yang berpasir, memiliki perbedaan temperatur ekstrim antara siang dan malam, medan yang berat, seperti halnya gurun pasir. Apa saja sebenarnya hasil adaptasi pada Unta hingga mereka dapat bertahan hidup di Gurun Pasir? Berikut ini jawabannya:

  • Di daerah gurun pasir, hembusan angin tentunya akan menerbangkan pasir dan dapat membuat mata mahluk hidup kelilipan terkena pasir. Tapi, hal tersebut tidak terjadi pada Unta. Unta memiliki bulu mata yang panjang yang dapat menangkal pasir yang ditiup angin sehingga tidak sampai masuk ke matanya. Selain itu juga Unta memiliki lubang hidung yang dapat membuka dan menutup sehingga pasir tidak bisa masuk ke dalam hidung.
  • Unta juga memiliki alis yang tebal yang berfungsi untuk melindungi matanya dari pasir.
  • Tidak hanya di bagian mata Unta yang didesain oleh Sang Pencipta agar terlindung dari pasir, tetapi juga di bagian sekitar telinga. Di bagian sekitar telinga Unta ditutupi oleh rambut, bahkan di bagian dalamnya, yang berfungsi dalam melindungi Unta dari kemasukan pasir.
  • Salah satu hasil mengagumkan dari bentuk adaptasi Unta adalah mereka dapat bepergian selama seminggu atau lebih tanpa minum air, dan bahkan mereka dapat bertahan sebulan tanpa makanan. Tahukah Kamu? Kalau sekali minum Unta bisa menghabiskan kira-kira 46 liter air. WOW.
  • Dalam punuknya, Unta menyimpan lemak yang sewaktu-waktu dapat digunakan untuk diubah menjadi energi. Ternyata bukan air yang disimpan Unta di punuknya.
  • Kaki Unta sangat lebar, sehingga mereka dengan mudahnya dapat berjalan di atas pasir tanpa tenggelam ke dalamnya.
  • Tidak seperti mamalia kebanyakan, suhu normal tubuh Unta yang sehat bervariasi. Ya, suhu tubuhnya berubah-ubah dalam rentang 34 hingga 41.7 derajat Celsius. Hal tersebut membuat tubuh Unta dapat menyimpan air lebih lama, karena walaupun Unta kepanasan dia tidak akan berkeringat, so wajar jika Unta tidak kehausan layaknya manusia atau hewan lainnya ketika berada di gurun pasir, karena mereka tidak membuang air dari tubuhnya dalam bentuk keringat.

Luar biasa bentuk adaptasi Unta, bukan? Di lingkungan hidup yang seekstrim gurun pun mereka dapat hidup dengan nyaman.

One thought on “Mengapa Unta dapat Bertahan Hidup di Gurun Pasir?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>