9 Ciri Khusus Laba-Laba

infohewan.com – Lebih dari 40000 jenis Laba-laba menghuni hampir semua bagian dunia, termasuk di Kutub Utara. Sebagian besar Laba-laba menghuni daratan, namun ada juga ternyata spesies yang hidup di bawah air. Mereka hidup dimana-mana, mudah untuk dijumpai di sekitar Kita. Laba-laba merupakan hewan yang menarik, bahkan salah satu tokoh fiksi Superhero terkenal terinspirasi dari laba-laba. Tidak hanya itu, salah satu surat di Kitab suci umat Islam, yaitu Al-‘Ankabut, memiliki arti laba-laba. Nah, untuk mengetahui seberapa menarik laba-laba, berikut ini ciri khususnya yang mungkin tidak Kamu ketahui:

1. Hal yang pertama yang harus diingat adalah bahwa Laba-Laba bukanlah serangga atau insekta, melainkan Arachnida. Laba-laba justru memangsa serangga.

2. Layaknya hewan lain yang berasal dari kelas Arachnida, Laba-Laba memiliki 2 bagian tubuh, yaitu cephalothorax dan abdomen. Kedua bagian tubuh tersebut dipisahkan oleh pinggang yang tampak ramping yang juga disebut dengan pedicel. Cephalotorax adalah bagian tubuh yang merupakan kepala dan dada yang bersatu, artinya tidak ada batas yang jelas untuk mengatakan bagian mana yang merupakan kepala dan bagian mana yang merupakan dada. Sedangkan abdomen adalah bagian paling posterior (belakang) tubuh yang berada di belakang cephalothorax, kalau pada mamalia dan vertebrata abdomen bisa disebut sebagai perut.

Tubuh Laba-Laba

3. Laba-laba hanya dapat mengonsumsi cairan, karena mulutnya tidak didesain untuk dapat mengunyah. Oleh karena itu, di dalam tubuhnya, serangga yang dimangsa dihancurkan oleh cairan yang diproduksi Laba-laba menjadi bentuk cair, baru setelah itu dapat dicerna oleh saluran pencernaan laba-laba.

4. Pada umumnya, Laba-laba memiliki delapan mata. Namun, ada juga yang kurang dari 8 atau bahkan malah tidak ada mata sama sekali. Dalam proses identifikasi Laba-laba, jumlah dan susunan matanya merupakan parameter penting yang harus diperhitungkan.

5. Semua jenis Laba-laba membuat benang Sutra. Alat pemintal pada tubuh Laba-laba terletak di ujung abdomen.

6. Laba-laba memiliki delapan kaki yang masing-masing kakinya terbagi atas 7 bagian, yaitu coxa (yang menempel pada cephalotorax), trochanter, femur, patella, tibia, metatarsus, dan tarsus. Dan di setiap ujung kakinya terdapat cakar, bisa 2 atau 3 cakar. Bagi laba-laba yang membangun sarang biasanya memiliki 3 cakar di setiap ujung kakinya.

7. Di bawah matanya, laba-laba memiliki 2 rahang kecil dimana pada setiap ujung rahangnya terdapat gigi taring. Laba-laba dapat menggigit dengan menggunakan kedua gigi taring yang dimilikinya itu. Gigi-gigi taring tersebut terhubung dengan kelenjar yang memproduksi racun yang terletak di belakang rahangnya. Dengan gigitannya, laba-laba dapat melumpuhkan atau membunuh mangsanya.

8. Paling tidak ada empat metode yang digunakan laba-laba untuk menangkap mangsanya. Pertama, laba-laba tidak berpindah tempat dan berdiam di sarangnya, lalu dari sana melompat untuk menangkap serangga yang lewat. Kedua, secara aktif mencari mangsa namun dengan berdiam di tanaman, kulit pohon, di tanah, atau di bawah batu untuk kemudian menyergap mangsanya. Ketiga, layaknya pemburu, laba-laba secara aktif pergi menelusur untuk mencari mangsanya. Dan, keempat, mengandalkan sarang laba-laba untuk menjebak mangsa, lalu memakannya.

9. Tidak semua laba-laba membuat sarang seperti yang sering Kita lihat, berjaring-jaring. Memang mereka memproduksi benang, namun bukan berarti mereka juga membuat sarang yang berjaring. Beberapa spesies laba-laba bahkan hidup di bawah tanah, dan tentunya mereka tidak membuat sarang berjaring.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>