9 Fakta Harimau Sumatra

infohewan.com – Hewan yang memiliki nama latin Panthera tigris sumatrae atau yang lebih Kita kenal sebagai Harimau Sumatra merupakan hewan asli Indonesia. Kelestariannya sangatlah mengkhawatirkan, oleh karena itu Harimau Sumatra digolongkan sebagai hewan langka yang dilindungi di dunia. Fakta-fakta mengenai hewan buas tersebut sangat menarik untuk Kita ketahui agar Kita lebih mengenalnya, sehingga akan tumbuh sikap peduli untuk bersama-sama melindunginya. Berikut ini Fakta Harimau Sumatra yang penting untuk diketahui:

Harimau Sumatra jantan dewasa dapat mencapai tinggi hingga 60 cm dan berat 140 kilogram, sedangkan yang betina dapat mencapai berat 91 kilogram. Dengan ukuran seperti itu, Harimau Sumatra memiliki ukuran tubuh yang paling kecil di antara 6 subspesies Harimau yang masih bertahan di dunia.

Dengan ukuran tubuhnya yang relatif kecil itu, maka Harimau Sumatra mudah untuk bergerak menjelajah hutan, mulai dari tempat yang rendah hingga tempat yang tinggi, mulai dari hutan rawa hingga hutan di pegunungan.

Masa kehamilan Harimau Sumatra Betina berkisar antara 3 hingga 4 bulan, dan sekali melahirkan dapat mengeluarkan hingga 5 anak Harimau Sumatra.

Mantel bulu Harimau Sumatra memiliki tone warna tergelap di antara semua subspecies Harimau

Harimau Sumatra hanya dapat ditemukan di Indonesia, tepatnya di pulau Sumatra.

Harimau Sumatra merupakan salah satu dari 6 subspecies Harimau yang hingga kini masih bertahan. Dalam hal keberadaannya, status Harimau Sumatra berada pada level Sangat Rentan (Critically Endangered). Saat ini diperkirakan hanya ada sekitar 400 ekor Harimau Sumatra di seluruh dunia.

Harimau Sumatra merupakan Harimau terakhir yang dimiliki oleh Indonesia. Indonesia dahulu memiliki Harimau Jawa dan Harimau Bali, namun kini keduanya telah dinyatakan punah. Harimau Bali dinyatakan punah pada tahun 1937, tiga puluh tahun sesudahnya (sekitar tahun 1970-an) giliran Harimau Jawa yang dinyatakan punah oleh IUCN (International Union of Conservation for Nature).

Harimau Sumatra merupakan indikator yang sangat penting dari keberagaman hayati di hutan Sumatra, karena jika deforestasi (pembabatan hutan) semakin meningkat maka populasi Harimau Sumatra dan fauna lainnya akan kian terancam.

Ancaman Harimau Sumatra tidak hanya berasal dari deforestasi, namun juga dari aktivitas perburuan yang dilakukan manusia. Meski hal tersebut illegal, namun tetap saja banyak yang melakukannya dan tak jera meski sudah dihukum.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>